Thursday, December 8, 2011

Hipotalamus ; komandan pasukan hormon
Apa yang menyebabkan tubuh kita merasa nyaman, seimbang dan bekerja dengan benar? Tak lain karena tubuh kita memiliki sistem hormon yang mengatur kinerja organ-organ tubuh agar bekerja sesuai fungsiya. Dan semua sistem hormon dalam tubuh kita berada dalam suatu komando. Siapakah sang komando itu? Dia adalah hipotalamus.
Hipotalamus adalah pemimpin umum sistem hormon. Tugasnya memastikan kemantapan dalam tubuh manusia. Setiap saat, hipotalmus mengkaji pesan-pesan yang datang dari otak dan dari dalam tubuh. Setelah itu, hipotalmus menjalankan beberapa fungsi, seperti menjaga kemantapan suhu tubuh, mengendalikan tekanan darah, memastikan keseimbangan cairan, dan bahkan pola tidur yang tepat. Ia juga berperan menjembatani sistem hormon dan sistem lain yang mengatur dan memelihara tubuh yaitu sistem syaraf. Hipotalamus bukan saja mengatur sistem hormon, namun juga sistem syaraf dengan tingkat keahlian yang tinggi.
Jangan bayangkan bentuk dan besarnya, karena hipotalamus hanyalah seukuran biji kenari. Tersusun atas sel-sel yang bekerja di bawah sadar. Sel-sel yang tak mengetahui beberapa manusia harus tidur, juga tak dapat menghitung berapa seharusnya suhu tubuh. Sel tak dapat mengambil keputusan terbaik berdasarkan informasi yang ada, dan tak dapat membuat sel lain yang berjauhan letaknya dalam tubuh menjalankan fungsi itu. Namun, sel-sel dalam hipotalamus bertindak dengan cara yang luar biasa sadar demi menjamin bahwa keseimbangan yang dibutuhkan dalam tubuh terjaga.
Bagaimana sekumpulan sebesar biji kenari ini bisa secara penuh mengambil tanggung jawab memimpin sistem hormon dalam tubuh, dan juga berkoordinasi dengan sistem syaraf? Tentu saja, karena Allah Sang Pencipta yang telah memprogramnya. Allah telah menciptakan tubuh manusia dengan sempurna, sehingga tak ada bagian terkecil dalam tubuh yang tak memiliki fungsi. Seluruh sel-sel dalam tubuh telah dirancang untuk mendukung kehidupan sesosok manusia.
”Hai manusia, apakah yang Telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu yang Maha Pemurah.Yang Telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang,Dalam bentuk apa saja yang dia kehendaki, Dia menyusun tubuhmu.” (QS. Al Infithaar:6-8)
Sumber: Ar-Risalah/ No.108/Vol.IX/12 Jumadal Ukhra-Rajab 1431 H/Juni 2010/ Kauniyah

0 comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.