Thursday, January 12, 2012



♥.•*´¨`*•. (`'•.¸♥ ¸.•'´) .•*´¨`*•.♥

♥• Kriteria Calon Suami Idaman• ♥

♥.•*´¨`*•. (`'•.¸♥ ¸.•'´) .•*´¨`*•.♥

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh


Ya ukhti fillah..

Memiliki segudang kriteria untuk calon pasangan halal kita tidaklah salah. Namun perlu diingat bahwa di dunia ini tak ada manusia yang sempurna. Bersikap realistis itu perlu, seperti pepatah “ gantungkan cita-citamu setinggi langit namun kaki tetaplah berpijak di bumi”. Sesungguhnya cinta tidak datang dari kualifikasi yang kita buat. Karena kita tidak pernah tahu kapan, di mana dan dengan siapa kita akan jatuh cinta lantas mengambil keputusan untuk menikah. Oleh karena itu berilah kesempatan kepada cinta untuk menyapa dengan menyederhanakan kriteria. Sesungguhnya orang yang berbahagia itu bukanlah orang yang mendapatkan apa yang dia inginkan, tapi orang yang bisa mensyukuri,merawat dan menjaga apa yang sudah diraih.Demikian juga jika ada seseorang yang diyakini agama dan akhlaqnya baik dengan tulus menyayangi dan serius ingin membangun maghligai rumah tangga dengan kita bersyukurlah dan ambillah kesempatan itu, jangan sia-siakan karena kita tak tahu kapan kesempatan itu akan datang lagi.

“ Apabila ada yang datang meminang anak gadismu, dan kamu senang pada agama dan akhlaqnya maka kawinkanlah” ( HR. At-Tirmidzi dari abu Hurairah )

Ya ukhti fillah..Dalam menentukan calon pendamping hidup bagi wanita sama seperti anjuran Rasulullah yakni bentuk rupanya, keturunan, harta dan yang paling penting memiliki akhlaq mulia. Dalam menjalani kehidupan rumah tangga tidaklah terbatas oleh hitungan detik, menit , jam atau hari namun puluhan tahun hingga berharap ikatan yang abadi di dunia maupun akhirat. Untuk itu pilihlah calon suami yang baik yang bisa mengantarkan kita kepada kebahagiaan yang hakiki. Lantas calon suami yang baik itu seperti apa?



1. Muslim, taat beragama dan baik akhlaqnya.


Seorang laki-laki bertanya kepada Hasan bin Ali : Saya punya seorang putri,siapakah kiranya yang patut jadi suaminya? Hasan bin Ali menjawab ;" Seorang laki-laki yang bertaqwa kepada Allah,sebab jika ia senang ia akan menghormatinya, dan jika ia sedang marah tidak mendzaliminya."


2. Bukan dari golongan orang fasiq, yaitu orang yang rusak agama dan akhlaknya dan suka berbuat dosa/kemaksiatan.


3. Suka bergaul dengan orang-orang yang sholeh
Tak dapat dipungkiri bahwa teman bergaul bisa membentuk karakter seseorang. Jika ia bergaul dengan orang yang sholeh maka ia pun akan terbawa ke arah yang lebih baik karena salah satu karakter orang yang sholeh adalah saling mengingatkan jika berbuat kesalahan.



4. Bertanggung jawab, rajin bekerja dan berusaha,optimis, tidak suka mengobral janji dan berandai-andai
Tipe pria seperti ini jika sudah menikah akan bertangggung jawab terhadap anak dan istri.


5. Dari keluarga yang baik, patuh dan menghormati orang tuanya

Bila pria itu orang yang durhaka kepada orang tuanya kemungkinan besar bila ia menikah akan berlaku durhaka pula kepada istrinya.



6. Sehat jasmani dan rohani

Suami adalah pemimpin rumah tangga oleh karena itu kesehatan jasmani dan rohani harus mendapatkan perhatian.


7. Rajin memperbaiki diri

Orang yang baik bukanlah orang yang sempurna tanpa kesalahan namun ia adalah orang yang menyadari kesalahannya lantas bersegera memperbaikinya.

8. Memperhatikan penampilan

Bukan hanya wajah rupawan yang bisa menarik hati, namun penampilan yang rapi dan serasi bisa menimbulkan kesan yang baik sehingga dengan sendirinya akan memiliki daya tarik.


Satu hal yang perlu diingat ya ukhti fillah.. Jangan pernah membayangkan bahwa pria yang sholeh itu tidak punya cacat dan kekurangan. Mereka juga manusia biasa yang tak luput dari kesalahan. Namun seiring perjalanan waktu dengan belajar yang sungguh-sungguh akan bisa meningkatkan kualitas diri. Dari sinilah kita belajar untuk memahami kekurangan dan belajar untuk saling melengkapi.

0 comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.