Tuesday, October 27, 2015

Banyaknya tuna wisma di Jakarta dan kota besar lainnya terkadang membuat hati kita iba namun dengan adanya berita mengemis dan meminta-minta itu justru menjadikan komuditi bisnis oleh beberapa oknum pengemis menjadikan rasa canggung saat akan memberi atau berlalu begitu saja kenapa? alasannya simple pengemis selalu memasang gaya pengemis muka kasihan atau dengan menggunakan kelemahan fisik atau cacat pada tubuh mereka, namun di balik itu ada beberapa pengemis yang memang memanfaatkan rasa iba setiap yang lewat bagaimana tidak setiap kali bertemu dengan pengemis selalu menjadi dilema yang besar untuk kita.

Apakah semua pengemis itu kaya bisa jadi tidak ada beberapa diantara mereka meminta-minta karena memang sudah tidak ada jalan lain atau pintu rezeki itu memang dari mengemis namun apakah dibenarkan jika jalannya hanya mengemis, dengan memberi berarti kita mengiyakan bahwa cara itu benar dan membuat si pengemis itu menjadi semakin malas untuk berusaha dengan keringat sendiri
tapi jika kita tidak memberinya maka perlu dipertanyakan rasa kemanusiaan kita terhadap sesama insan apakah hati kita sudah tertutup apakah rasa belas kasih kita sudah tidak ada.

Semua itu kembali lagi pada setiap insan masing-masing bagaimana menyikapinya atau memilih "who must give" tapi untuk membedakan antara pengemis karena butuh atau pengemis karena modus itu bukan hal yang gampang dan perlu ilmu tingkat tinggi namun bagaimana tips memberi kepada pengemis agar tidak tertipu.
  • Mungkin dari tempat mangkal lebih baik jangan memberikan kepada pengemis yang mangkal ditempat yang sama kenapa? Jawabanya mereka yang mangkal sudah dipastika mengemis bukan karena butuh tapi mereka hanya ingin uang kita untuk kekayaanya semata “why” alasannya mereka yang mengemis karena butuh tidak akan mengemis setiap hari,

  • Saat memberikan haraplah pilih-pilih siapa dan bagaimana penampilanya missal ibu-ibu masih agak muda menggendong anak ??? jangan kasih bisa jadi itu justru modus apalagi kalau anaknya diem saja dipastikan itu adalah komplotan pengemesi pro

  • Yang terakhir siapapun dan apapun gayanya jika yang meminta-minta adalah orang tua renta bukalah hati anda tuluskan niat anda berikan seikhlasnya jangan berfikir macam-macam karena melihat orang tua mengemis saja kita sudah tau orang tua tersebut kemungkinan tidak punya anak atau bahkan anaknya menalantarkannya maka bantulah setidaknya kita bisa ingat kepada orang tua kita.

  • Tidak ada salahnya untuk sesekali kepo pada tuna wisma alasan kenapa dia meminta-minta jika dia hanya jawab untuk membeli makan mungkin cara terbaik memberi dia makanan itu lebih bijak dari pada memberi uang.


Mungkin segitu aja si yang dapat ane utarakan tentang pengemis di Jakarta Khususnya karena kurangnya pendidikan dan pergaulan saya sendiri minta maaf jika banyak salah dalam menyampaikan aspirasi saya.

0 comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.